Kemendikbudristek Larang Anak Dibawah Umur Main Game Mobile Legends. Simak Penjelasan Berikut!

Kemendikbudristek Larang Anak Dibawah Umur Main Game Mobile Legends? Simak Penjelasan Berikut!

Kemendikbudristek Larang Anak Dibawah Umur Main Game Mobile Legends. Simak Penjelasan Berikut!

Akhir-akhir ini banyak beredar pesan berantai melalui aplikasi perpesanan singkat yang menginformasikan bahwa ada beberapa game online yang dianggap membahayakan anak-anak di bawah umur.

Isi dalam pesan singkat itu menyebutkan bahwa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek) yang melalui kanal Sahabat Keluarga telah menginformasikan ada daftar 16 game online yang dianggap berbahaya bagi anak-anak dan lengkap dengan tautan artikel yang dimaksud.

Perlu diketahui, ini bukanlah kali pertama pesan berantai tersebut ramai muncul di aplikasi perpesananinstan. Para sebelumnya juga pesan serupa sempat beredar di kalangan masyarakat luas.

Hanya bedanya, pada pesan sebelumnya hanya menyebutkan 15 daftar game online yang dilarang dan kali ini tambah menjadi 16 daftar game online. Dengan judul game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) Mobile Legends sebagai tambahan daftarnya.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, kami pun langsung berusaha mencari sumber terpercaya dan menelusuri tautan link yang terdapat pada artikel tersebut. Ternyata, link tautan pada artikel tersebut yang dimaksud dalam pesan singkat itu sudah tidak tersedia.

Tak berhenti sampai situ, kami juga mencoba untuk menghubungi pihak terkait seperti Kemendibudristek dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) terkait kebenaran akan hal tersebut.

Namun sampai dengan berita ini diturunkan, kedua pihak tersebut masih belum memberikan jawabannya.

Inilah Daftar Game Online yang Dimaksud

Inilah Daftar Game Online yang Dimaksud

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dengan beredar pesan singkat tersebut yang mengumpulkan bahwa sejumlah judul game yang dianggap dapat membahayakan anak-anak di bawah umur.

Berikut judul-judul game online tersebut anatara lain, Call of Duty, Cross Fire, Point Blank, World of Warcraft, Raising Force, Conflict Vietnam, Bully, War Rock, Mortal Kombat, Future Cop, Shelshock, Counter Strike, Grand Theft Auto, Carmageddon, Atlantica, Raising Force, dan yang terakhir ialah Mobile Legends.

Dari daftar ke-16 judl game yang telah disebutkan di atas, cukup mengejutkan bahwa jika melihat ada game MOBA Mobile Legends masuk ke dalam hitungan daftar itu.

Apalagi game yang dikembangkan oleh pihak Moontomn ini memang sedang booming di kalangan gamer Asia termasuk juga Indonesia.

Lebih lanjutnya lagi, dalam pesan berantai tersebut juga mencantumkan sebuah penelitian dari lowa State University Amerika Serikat yang menjelaskan bahwa, main game yang mengandung unsur kekerasan bisa menyebabkan seorang anak bisa menjadi “mati rasa”.

“Anak akan mudah melakukan kekerasan dan kehilangan empati terhadap lingkungan sekitar, seperti tidak bisa menghormati orangtuanya atau kepada orang lain,” dikutip dari pesan singkat tersebut.

Baca Lain⇓⇓⇓

Apa Game Online yang Menyandang Peringkat 1 di Indonesia? Ini jawabannya!

Selain itu juga, mereka mengungkapkan, “Anak akan tidak bisa fokus untuk belajar, apalagi yang ada iming-iming hadiah dalam game sebesar Rp 7 milliar. Sangat mengganggu jalan pikiran anak, tidak pernah bisa tidur malam sampai jam 03.00 atau 04.00 pagi, sehingga sulit bangun pagi apalagi melakukan sholat subuh bagi yang muslim.”

Jadi, menurut kalian para pembaca, apakah dengan bermain game dapat menyebabkan kekerasan dan membuat anak menjadi tidak fokus belajar?

Semua tergantung persepsi dari pikiran masing-masing tiap orang, yang lebih penting adalah pada saat kita bermain game online sesuai dengan porsinya dalam artian tahu waktu untuk bermain game dan untuk melakukan kegiatan lainnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>